Filed in Labels: 0 comments
Seorang lelaki kaya merasa kasihan pada nasib seorang tukang kayu yang pernah lama membantunya. Ia kemudian memanggil tukang kayu tersebut dan memintanya untuk membangun sebuah rumah yang indah. “Gunakan saja bahan-bahan terbaik, pekerja terbaik dan tidak usah menghemat” ujarnya berpesan.

Setelah itu orang kaya tersebut melakukan perjalanan panjang dan berharap rumah barunya sudah rampung pada saat ia kembali. Tukang kayu itu melihat ini sebagai suatu kesempatan berharga yang tak boleh dilewatkan. Ia menghemat bahan-bahan, menyewa pekerja-pekerja bermutu rendah, serta menutupi kekurangan mereka dengan cat dan polesan.

Ketika si orang kaya pulang, tukang kayu menyerahkan kunci rumah dan berkata “Saya telah mengikuti petunjuk Tuan dan membangun rumah seperti yang anda katakan”. Si orang kaya sangat senang, lalu menyerahkan kunci rumah baru tersebut kepada si tukang kayu sambil berkata “Inilah milikmu. Saya sudah menyuruhmu membangun rumah untukmu sendiri. Ini hadiah dari saya untuk kamu sekeluarga”. Mendengar hal tersebut tukang kayu terkejut bukan kepalang. Ia tak pernah berhenti menyesali bagaimana ia telah menipu dirinya sendiri.

Sayang sekali, menyesal tidak ada gunanya....

Share This Post

RSS Digg Twitter StumbleUpon Delicious Technorati

0 comments to “Apapun yang KITA LAKUKAN, semuanya adalah untuk diri kita sendiri”

Comments
de.pinque designed by ZENVERSE || Converted by Blogger Template Place Collaboration One-4-All